Tugas

Sabtu, 02 Mei 2015

Pengertian CyberCrime dan Contohnya

Dalam dunia maya (internet), masalah keamanan adalah satu hal yang sangat diperlukan. Karena tanpa keamanan bisa saja data-data dan sistem yang ada di internet bisa dicuri oleh orang lain. Seringkali sebuah sistem jaringan berbasis internet memiliki kelemahan atau yang sering disebut juga lubang keamanan (hole). Nah, kalau lubang tersebut tidak ditutup, pencuri bisa masuk dari lubang itu. Pencurian data dan sistem dari internet termasuk dalam kasus kejahatan komputer. Istilah dalam bahasa Inggrisnya : Cybercrime. Jadi Cybercrime adalah kejahatan yang dilakukan didalam jaringan internet.
Selama ini dalam kejahatan konvensional, dikenal adanya dua jenis kejahatan, diantaranya adalah :
a.      Kejahatan kerah biru (blue collar crime)
          Kejahatan ini merupakan jenis tindak kriminal yang dilakukan secara konvensional seperti misalnya perampokkan, pencurian, pembunuhan dan lain-lain.

b.      Kejahatan kerah putih (white collar crime)
          Kejahatan jenis ini terbagi dalam empat kelompok kejahatan, yakni kejahatan korporasi, kejahatan birokrat, malpraktek, dan kejahatan individu.
○ Jenis Cybercrime
Berdasarkan jenis aktifitas yang dilakukannya, cybercrime dapat digolongkan menjadi beberapa jenis sebagai berikut:

Unauthorized Access
   Merupakan kejahatan yang terjadi ketika seseorang memasuki atau menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin, atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya. Contoh dari tindak kriminal ini adalah Probing dan port
Illegal Contents
          Merupakan kejahatan yang dilakukan dengan cara memasukkan data atau informasi ke internet tentang suatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap sebagai melanggar hukum atau menggangu ketertiban pada masyarakat umum, contohnya adalah penyebaran pornografi atau berita yang tidak benar.
Penyebaran virus secara sengaja
         Penyebaran virus pada umumnya dilakukan dengan menggunakan sebuah email. Sering kali orang yang sistem emailnya terkena virus tidak menyadari hal ini. Virus ini kemudian dikirimkan ke tempat lain melalui emailnya.
Data Forgery
         Kejahatan jenis ini dilakukan dengan tujuan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang ada di internet. Dokumen-dokumen ini biasanya dimiliki oleh institusi atau lembaga yang memiliki situs berbasis web database.
Cyber Espionage, Sabotage, and Extortion
          Cyber Espionage merupakan sebuah kejahatan dengan cara memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer pihak sasaran. Sabotage and Extortion merupakan jenis kejahatan yang dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang terhubung dengan internet.
Cyberstalking
          Kejahatan jenis ini dilakukan untuk mengganggu atau melecehkan seseorang dengan memanfaatkan komputer, seperti misalnya menggunakan e-mail dan dilakukan secara berulang-ulang. Kejahatan tersebut menyerupai teror yang ditujukan kepada seseorang dengan memanfaatkan media internet. Hal itu bisa terjadi karena kemudahan dalam membuat email dengan alamat tertentu tanpa harus menyertakan identitas diri yang sebenarnya.
Carding
Carding merupakan kejahatan yang dilakukan untuk mencuri nomor kartu kredit milik orang lain dan digunakan dalam transaksi perdagangan di internet.
Hacking dan Cracker
          Istilah hacker biasanya mengacu pada seseorang yang punya minat besar untuk mempelajari sistem komputer secara detail dan bagaimana meningkatkan kapabilitasnya. Aktivitas cracking di internet memiliki lingkup yang sangat luas, mulai dari pembajakan account milik orang lain, pembajakan situs web, probing, menyebarkan virus, hingga pelumpuhan target sasaran.
Contoh Kasus Cybercrime
          Berikut ini merupakan salah satu contoh kasus cybercrime yang terjadi di Indonesia. Sebagai media komunikasi yang baru, internet memberikan sejuta manfaat dan kemudahan kepada pemakainya. Namun, internet juga mengundang akses negative berbagai tindak kejahatan global. Salah satunya penipuan sepeti carding.
          Di internet, istilah ini cukup banyak digunakan untuk suatu aktifitas yang berhubungan dengan kartu kredit. Misalnya transaksi e-commerce yang pembayarannya dilakukan dengan menggunakan kartu kredit, kejahatan penggunaan kartu kredit orang lain secara illegal untuk suatu transaksi dan lain sebagainya. Orang yang menggunakan kartu kredit tersebut disebut dengan carder.
          Dalam kejahatan dengan menggunakan kartu kredit illegal melalui dunia internet, mengacu kepada proses penggunaan kartu kredit illegal tersebut. Istilah ini diartikan sebgai kegiatan melakukan transaksi e-commerce dengan nomor kartu kredit palsu atau curian. Di mana untuk melakukan proses tersebut, pelaku tidak perlu mencuri kartu tersebut secara fisik, melainkan cukup tahu nomor kartu plus tanggal kadaluwarsanya saja.
          Carder adalah penjahat di internet yang membeli barang di toko maya (online shoping) dengan memakai kartu kredit milik orang lain. Meski pengguna internet Indonesia masih sedikit dibanding Asia atau negara-negara maju, nama warga Indonesia di internet sudah ngetop dan tercemar. Indonesia telah masuk blacklist di sejumlah online shoping ternama, khususnya di amazon.com dan ebay.com. Kartu kredit asal Indonesia diawasi bahkan di blokir.
          Menurut pengamatan ICT Watch, lembaga yang mengamati dunia internet di Indonesia, para carder kini beroperasi semakin jauh, dengan melakukan penipuan melalui ruang-ruang chatting di mIRC. Caranya para carder menawarkan barang-barang seolah-olah hasil cadingnya dengan harga murah di channel. Misalnya, lapotop dijual seharga Rp 1.000.000,00. Setelah ada yang berminat, carder meminta pembeli mengirim uang ke ekeningnya. Uang didapat, tapi barang tak pernah dikirimkan.

Sumber :
http://pengetahuanteknologikomputer.blogspot.com/
http://demirantiwijaya.blogspot.com/

Etika Profesi di Bidang IT

Etika = Ethos dalam bahasa (yunani) yang artinya adalah watak kesusilaan , karakter atau adat. etika sangat erat dengan konsep individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang telah dilakukan dan dikerjakan salah atau benar . Etika masih ada hubungan dengan salah satu cabang ilmu filsafa yang mengupas nilai dan norma individu manusia.

Profesi = Profess berasal dari bahasa ingris dari diambil pula dari bahasa yunani yang meiliki makna janji untuk memenuhi kewajiban  atau tugas yang secara khusus dan bersifat permanen atau tetap. jadi profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan pengahlian atau penguasaan kepada suatu pengetahuan khusus .

Adapun dalam sebuah profesi mempunyai kode etik , asosiasi pofesi serta porses  sertifikasi serta lisesi yang dikhususkan untuk bidang profesi tersebut. Contoh profesi tersebut adalah dibidang militer, kedokteran keuangan , teknik dan desainer.
 
Jadi Etika profesi adalah suatu sikap hidup berupa keadalin untuk memberikan pelayanan profesional kepada masyarakat dengan ketertiban penuh dan keahlian sebagai pelayanan dalam rangka melaksanakan tugas berupa kewajiban terhadap masyarakat. (Suhrawardi Lubis, 1994: 6-7).
 
sebuah etika  profesi pastinya mempunya sebuah tujuan poko . berikut adalah tujuan poko dari etika profesi (code of conduct):
  • standar-tandar etika menjelas dari menatap tanggung jawab terhadap klien, institusi dan masyarakat pada umumnya.
  • standar-standar etika membantu tenaga kerja ahli profesi dalam menetukan apa yang harus merekat perbuat kalau mereka menghadapi dilema-dilema etika perkerjaan.
  • standar-standar etika membiarkan profesi menjaga  reputasi atau nama dan fungsi-fungsi profesi dalam masyarakat  melawan kelakuan kelakuan  yang jahat dari anggota-anggota tertentu.
  • standar-standar etika mencerminkan /membayangkan pengharapan moral-moral dari komunitas ,deangan demikian standar-standar etika menjamin bahwa para anggota profesi akan menaati kitb uu etika (kode etik) profesi dalam pelyanannya.
  • standar-standar etika merupakan dasar untuk mrnjaga kelakuan dan integritas atau kejujuran dari tenaga ahli profesi.
  • Perlu diketahui bahwa kode etik profesi adalah tidak sama dengan hukum( atau UU). seorang ahli profesi yang melanggar kode etik profesi akan menerima sangsi atau denda dari induk organisasi profesinya.
Etika Profesi dalam, bidang Informasi dan Teknologi
 
Setelah diatas dibahar tentang apa itu etika profesi , sekarang akan dibahs tentang Etika profesi dalam bidang informasi dan tenologi . IT (informasi dan taknologi ) adalah suatu hal penting dalam kehidupan manusia saat ini tanpa adanya IT pada masa kini akan menjadi kesuliatan bagi individu manusia dalam mencari dan memperoleh infomasi bisa dibayangkan jika IT tidak pernah ada maka ilmu pengetahuan akan lama sekali berkembang dan informasi susah untuk didapat , tidak seperti saat ini dengan mudahnya manusia mendapatkan informasi. IT sangat lah bermanfaat dan berharga maka itu kadang-kadang ada saja orang yang ingin menyalahgunakan IT untuk memperoleh keuntungan pribadi atau merusak tatan yang pada IT tersebut. Maka untuk menjaga agar IT tetap aman dan bermanfaat bagi penggunanya maka dibuatlah KOde itik dibidang profesi IT. Adapun kode Etik dibidang IT sebagai berikut
  • Kode etik Profesinal bidang IT
  • Kode etik Pengunaan Layanan Interner
  • Kode etik Seorang Programer
Tanggung jawab seorang IT
bukan hanya memiliki sebuah kode etik dalam profesi IT tetapi seorang profesional IT juga memiliki Tanggung jawab dalam bidangnya . Oleh karana itu sebagai tanggunhg jawab moral, perludiciptan ruang bagi komunitas yang akan saling menghormati didalamnya misalnya IPKIN (Ikatan Profesi Komputer & Informatika) yang berdiri semenjan tahun 1974.

Ciri-ciri profesionalitas dibidang IT
  1. Memiliki keteranpilan / kemampuan dalam penguasaan peralatan yang berhubungan dengan bidang pekerjaan IT ,mampu mempraktekan pengetahuan it dalam pekerjaannya.
  2. Punya ilmu dan pengalaman dalam menganalisa suatu software atau program
  3. Bekerja dibawah kedisiplinan kerja
  4. Mampu melakukan Pendekatan Disipliner
  5. mampu bekerja sama
  6. Cepat tanggap terhadap masalah client.
Etika IT dalam UU
untuk mengatur kelancar serta keamanan dibidang IT maka pemerintah membuat perundangan yang berkaitan dengan bidang IT tersebut . seperti dibawah ini :

UU HAKI ( Undang-undang Hak Cipta) yang disahkan dengan nomor 19 tahun 2002 yang berlaku mulai tanggal 29 juli 2003 didalamnya diantaranya mengatur tentang hak cipta.

UU ITE ( Undang-undang  Informasi dan transaksi Elektronik) yang sudah disahkan dengan nomor 11 tahun 2008 yang didalamnya mengatur tentang :
  1. Pornografi di internet
  2. Transaksi di internet
  3. Etika penggunaan internet.

refrensi : 
https://fhateh.wordpress.com/2013/04/22/etika-profesi-ciri-khas-profesi-di-bidang-it-saat-ini/
 
https://raahmaad.wordpress.com/2013/10/20/etika-profesi-di-bidang-it-informasi-dan-teknologi/




Kamis, 26 Maret 2015

Masa Depan Jurusan Sistem Informasi

          


            Pernah terpikir didalam benak saya seorang sarjana Sistem Informasi setelah lulus akan berkerja dibidang apa , selanjut apakah perkerjaan yang akan diterima oleh seorang tamatan dari jurusan Sistem Informasi ? . Sebelum lanjut kepertanyaan mari baca terlebih dahulu apa itu Sistem Informasi . 

        Sistem Informasi yaitu suatu ilmu yang mempelajari bagaimana cara membuat perancangan , menganalisis suatu masalah, pembuatan sistem , pengoprasian sistem informasi khususnya perangkat lunak , serta yang terpenting ialah bagai mana menerapkan teknologi informasi dalam suatu organisasi terutama pada perusahaan agar tercapainya sebuah tujuan bersama.

     Berdasarkan penjelasan sebelumnya serorang jurusan Sistem Informasi memiliki peran yang sangat penting khususnya dalam sebuah organisasi ataupun sebuah perusahaan , karena yang mengetahui bagaimana sebuah sistem dapat dibuat serta dioprasikan adalah jurusan Sistem Informasi. Baiklah sekarang kita lahan perkerjaan apa saja yang sesuai dengan jurusan Sistem Informasi :

  • Programer adalah seseorang yang menguasai bahasa pemrograman yang dapat membuat sebuah aplikasi maupun software
  • Programer Analyst adalah seseorang yang merancang dan membuat program serta sebagai penguji yang diperuntukan untukengembangan sistem.
  • Designer System adalah seseorang yang merancang sebuah sistem
  • Interpreneur in IT Business adalah seorang wirasusahawan yang bergerak pada bidang bisnis infomatika / telematika
  • Web Desiner sebagai orang yang merancang web.
  • Menjadi administrator database
  • Konsultan informasi 
  • Business Proses Analyst adalah yang bertanggung jawab memahami kebutuhan bisnis dari organisasi dan memberikan solusi.
  • IT konsultan
  • Project Leader profesi yang bertanggung jawab mempin dan mengelolah suatu proyek teknologi informatika. 
refrensi :
http://demirantiwijaya.blogspot.com/2015/03/profesi-sistem-informasi.html
http://cerorot.com/jurusan-sistem-informasi-prospek-kerja-dan-gaji.html
https://disclamaboy.wordpress.com/2014/05/17/jenis-pekerjaan-apa-untuk-lulusan-sistem-informasi/
http://carideny.blogspot.com/
www.gundarma.ac.id


Pembuatan Identitas diri Menggunakan HTML

CODE 1

















Pada Code 1 ini adalah pembuatan Header yang menggunakan warna "GRAY" sebagai Backgrounnya dan "Red" sebagai warna dasar dari Headernya .
Pada Code 1 juga diperlihatkan cara membuat margin , pengaturan style huruf dan penulisan biodata diri.

CODE 2


Pada Code 2 ini diperlihatkan cara pembuatan table penddikan formal


CODE 3
Pada Code 3 adalah pembuatan tambel pendidikan tambahan seperti workshop yang pernah dikiuti dan kursus yang pernah diikuti.


 OUTPUT

Dapat Kita lihat Output dari HTML yang telah dibuat












Jumat, 09 Januari 2015

Gangguan dan Pengamanan Pada Layanan Telematika

Jenis Gangguan Pada Layanan Telematika

Noise
Noise adalah suatu sinyal gangguan yang
bersifat akustik (suara), elektris, maupun
elektronis yang hadir dalam suatu sistem
(rangkaian listrik/ elektronika) dalam bentuk
gangguan yang bukan merupakan sinyal yang
diinginkan.

Flooding
Flooding adalah teknologi informasi yang
mengacu kepada salah satu jenis serangan
Denial-of-service yang menggunakan paket-
paket SYN. Denial of Service (DoS) merupakan
serangan dimana suatu pihak mengekploitasi
aspek dari suite Internet Protocol untuk
menghalangi akses pihak yang berhak atas
informasi atau sistem yang diserang.

Virus
Virus adalah sebuah program komputer yang
dapat menggandakan dirinya secara sendiri
dalam sistem komputer. Sebuah worm dapat
menggandakan dirinya dengan memanfaatkan
jaringan (LAN/WAN/Internet) tanpa perlu
campur tangan dari user itu sendiri.

Sniffer
Sniffer adalah sebuah device penyadapan
komunikasi jaringan komputer dengan
memanfaatkan mode premicious pada ethernet.
Pada saat mengakses layanan telematika
membutuhkan waktu yang lama untuk
mengakses situs, hal ini dikarenakan
keterbatasan bandwith dalam jaringan internet
tersebut selain itu bisa juga dikarenakan cuaca
yang sedang buruk yang dapat mempengaruhi
sinyal wireless internet atau dapat disebabkan
juga karena putusnya kabel jaringan yang dapat
mempengaruhi kinerja komputer.

Sumber :
http://fitria-
sumawardani.blogspot.com/2014/11/gangguan-
yang-dapat-terjadi-pada.html

Bagaimana Pengamanan Data Komunikasi
Pada Telematika
a. Autentifikasi adalah proses pengenalan
peralatan, sistem operasi, kegiatan, aplikasi dan
identitas user yang terhubung dengan jaringan
computer. Autentikasi dimulai pada saat user
login ke jaringan dengan cara memasukkan
username dan password. Setiap user harus
login ke server sebelum bisa memanfaatkan
sumber daya yang terhubung ke server. Server
lalu mengautentifikasi user dan memverifikasi
bahwa user tersebut memiliki izin untuk login ke
jaringan, dengan
memeriksa username dan password user tersebut
terhadap database pada server.

Tahapan Autentikasi:
1. Autentikasi untuk mengetahui lokasi dari
peralatan pada suatu simpul jaringan (data link
layer dan network layer)
2. Autentikasi untuk mengenal sistem operasi
yang terhubung ke jaringan (transport layer)
3. Autentikasi untuk mengetahui fungsi/proses
yang sedang terjadi di suatu simpul jaringan
(session dan presentation layer)
4. Autentikasi untuk mengenali user dan aplikasi
yang digunakan (application layer)
Contohnya : Pada penggunaan email, facebook
dan lain-lain dimana seorang user dalam
pengaksesan email atau account-nya harus
memasukan username dan password terlebih
dahulu.

b. Kriptografi adalah suatu ilmu ataupun seni
mengamankan pesan ( berhubungan dengan
pengiriman data, enkripsi data ), yang
dilakukan oleh cryptographer . Enkripsi adalah
tehnik pengkodean data yang berguna untuk
menjaga data atau file di dalam komputer
maupun pada jalur komunikasi dari pemakai
yang tidak di kehendaki. Kriptografi digunakan
untuk mencegah orang yang tidak berhak untuk
memasuki komunikasi, sehingga kerahasiaan
data dapat dilindungi. Secara garis besar,
kriptografi digunakan untuk mengirim dan
menerima pesan. Kriptografi pada dasarnya
berpatokan pada key yang secara selektif telah
disebar pada komputer – komputer yang berada
dalam satu jaringan dan digunakan untuk
memproses suatu pesan.

Kriptografi dapat memenuhi kebutuhan umum
suatu transaksi:
1. Kerahasiaan (confidentiality ) dijamin dengan
melakukan enkripsi (penyandian).
2. Keutuhan ( integrity ) atas data-data pembayaran
dilakukan dengan fungsi hash satu arah.
3. Jaminan atas identitas dan keabsahan
( authenticity ) pihak-pihak yang melakukan
transaksi dilakukan dengan
menggunakan password atau sertifikat digital.
Sedangkan keotentikan data transaksi dapat
dilakukan dengan tanda tangan digital.
4. Transaksi dapat dijadikan barang bukti yang
tidak bisa disangkal (non-repudiation ) dengan
memanfaatkan tanda tangan digital dan
sertifikat digital.
Sumber :
http://subektiaja.wordpress.com/2014/01/20/
tugas-3-pengantar-telematika/

Pengantar Telematika

PERKEMBANGAN JARINGAN KOMPUTER SEBAGAI SARANA YANG DIGUNAKAN DALAM PROSES TELEMATIKA
Dalam proses telematika jaringan komputer sangat diperlukan karena kegunaan tersebut, makan kegunaan dari jaringan komputer adalah unutk saling berinteraksi antar komputer yang satu dengan komputer yang lainnya. dapat diartikan sebagai sebuah rangkaian dua atau lebih komputer. Komputer-komputer ini akan dihubungkan satu sama lain dengan sebuah sistem komunikasi. Dengan jaringan komputer ini dimungkinkan bagi setiap komputer yang terjaring di dalamnya dapat saling tukar-menukar data, program, dan sumber daya komputer lainnya, seperti media penyimpanan, printer, dan lain-lain. Jaringan komputer yang menghubungkan komputer-komputer yang berada pada lokasi berbeda dapat juga dimanfaatkan untuk mengirim surat elektronik (e-mail), mengirim file data (upload) dan mengambil file data dari tempat lain (download), dan berbagai kegiatan akses informasi pada lokasi yang terpisah. Tujuan utama dari sebuah jaringan komputer adalah sharing resource (sumber daya), dimana sebuah komputer dapat memanfaatkan sumber daya yang dimiliki komputer lain yang berada dalam jaringan yang sama.
Perkembangan teknologi komunikasi data dan jaringan komputer dewasa ini sudah tidak terbatas lagi hanya pada komputer. Berbagai perangkat teknologi komunikasi yang dapat membantu dalam proses telematika saat ini berkembang mengikuti perkembangan teknologi komputer, banyak diantaranya mengintegrasikan perangkat komputer, seperti mikroprosesor, memori, display, storage, dan teknologi komunikasi ke dalamnya. Suatu jaringan komputer pada umumnya terdiri atas:
  • Kartu jaringan (network interface card / NIC) pada setiap komputer
  • Medium Koneksi, yang menghubungkan kartu jaringan satu komputer ke komputer lainnya, biasa disebut sebagai medium transmisi data, bisa berupa kabel maupun nirkabel atau tanpa-kabel (wireless seperti radio, microwave, satelit, dan sebagainya).
  • Minimal dua buah komputer
  • Peralatan interkoneksi, seperti Hub, Bridge, Switch, Router, dan Gateway, apabila jaringan yang dibentuk semakin luas jangkauannya.
  • Perangkat Lunak Sistem operasi jaringan (network operating system software / NOSS) yang berfungsi untuk melakukan pengelolaan sistem jaringan, misalnya: Microsoft Windows 2000 server, Microsoft Windows NT, Novell Netware, Linux, dan sebagainya.
Model Peer to Peer
Peer artinya rekan sekerja. Setiap komputer di dalam jaringan peer mempunyai fungsi yang sama dan dapat berkomunikasi dengan komputer lain yang telah memberi izin. Secara sederhana, setiap komputer pada jaringan peer berfungsi sebagai client dan server sekaligus. Jaringan peer digunakan di sebuah kantor kecil dengan jumlah komputer sedikit, yaitu dibawah sepuluh workstation. Model ini cocok untuk jaringan kecil, seperti Windows for Workgroup. Dalam sistem jaringan ini, yang diutamakan adalah penggunaan program, data dan printer secara bersama-sama. Sistem jaringan ini juga dapat dipakai di rumah. Pemakai komputer cukup memasang netword card di kedua komputernya, kemudian dihubungkan dengan kabel yang khusus digunakan untuk sistem jaringan.
Keuntungan menggunakan jaringan peer:
  1. Tidak memerlukan investasi tambahan untuk pembelian hardware dan software server.
  2. Tidak diperlukan seorang network administrator dan setup-nya mudah, serta membutuhkan biaya yang murah.
Kerugian menggunakan jaringan peer:
  1. Sharing sumberdaya pada suatu komputer didalam jaringan akan sangat membebani komputer tersebut.
  2. Kesulitan dalam mengatur file-file. User harus menangani komputernya sendiri jika ditemui masalah. Keamanan model ini sangat lemah.
Model Client / Server
Model ini memisahkan secara jelas antara server, yaitu yang dapat memberikan layanan jaringan dan client, yaituyang hanya menerima layanan. Beberapa komputer diatur (setting) sebagai server yang memberikan segala sumberdaya (resource) dari jaringan, seperti printer, modem, saluran dan lain-lain kepada komputer lain yang terkoneksi ke jaringan yang berfungsi sebagai client. Agar server dan client (dan diantara mereka) dapat berkomunikasi, server menggunakan aplikasi jaringan yang disebut server program, sementara client menggunakan client program untuk berkomunikasi dengan server program pada server.
Jaringan berbasis server atau client-server diartikan dengan adanya server didalam sebuah jaringan yang menyediakan mekanisme pengamanan dan pengelolaan jaringan tersebut. Jaringan ini terdiri dari banyak client dari satu atau lebih server. Client juga biasa disebut front-end yang meminta layanan, seperti penyimpanan dan pencetakan data ke printer jaringan, sedangkan server yang sering disebut back-end menyampaikan permintaan tersebut ke tujuan yang tepat.
Pada Windows NT, Windows 2000, dan Windows Server 2003, jaringan berbasis server diorganisasikan di dalam domain-domain. Domain adalah koleksi jaringan dan client yang saling berbagi informasi. Keamanan domain dan perizinan log on dikendalikan oleh server khusus yang disebut domain controlle. Terdapat satu pengendali domain utama atau Primary Domain Controller (PDC) dan beberapa domain controller pendukung atau Backup Domain Controller (BDC) yang membantu PDC pada waktu-waktu sibuk atau pada saat PDC tidak berfungsi karena alasan tertentu.
Primary Domain Controller juga diterapkan di dalam jaringan yang menggunakan server Linux. Software yang cukup andal menangani masalah ini adalah samba yang sekaligus dapat digunakan sebagai penyedia layanan file dan print yang membuat komputer Windows dapat mengakses file-file di mesin Linux dan begitu pula sebaliknya.
Keuntungan menggunakan jaringan berbasis server:
  1. Media penyimpanan data yang terpusat memungkinkan semua user menyimpan dan menggunakan data di server dan memberikan kemudahan melakukan back-up data di saat kritis. Pemeliharaan data juga menjadi lebih mudah karena data tidak tersebar di beberapa komputer.
  2. Kemampuan server untuk menyatukan media penyimpanan di satu tempat akan menekan biaya pembangunan jaringan. Server yang telah dioptimalkan membuat jaringan berjalan lebih cepat daripada jaringan peer-to-peer. Membebaskan user dari pekerjaan mengelola jaringan.
  3. Kemudahan mengatur jumlah pengguna yang banyak. Kemampuan untuk sharing peralatan mahal, seperti printer laser. Mengurangi masalah keamanan karena pengguna harus memasukkan password untuk setiap peralatan jaringan yang akan digunakan.
Kerugian menggunakan jaringan berbasis server:
  1. Membutuhkan software NOS yang mahal contoh : NT atau server Windows 2000, XP,Novell, UNIX
  2. Membutuhkan hardware yang lebih tinggi dan mahal untuk mesin server.
  3. Membutuhkan administrator yang profesional.
  4. Mempunyai satu titik lemah jika menggunakan satu server, data user menjadi tak ada jika server mati.
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI WIRELESS
pada tahun 1997 IEEE membuat suatu spesifikasi/standar WLAN yang pertama dengan kode IEEE 802.11 (bekerja pada frekuensi 2.4 GHz). Standar ini diciptakan oleh Komite IEEE (kode IEEE 802) yang menangani standardisasi jaringan LAN/MAN. Hanya sayang kecepatan komunikasi datanya baru 2 Mbps. Oleh karena itu, pada tahun 1999 muncul spesifikasi baru bernama 802.11b dimana tipe ini bisa mencapai data rate 11 Mbps. Namun, ada satu kelemahan dari tipe ini, yaitubanyak alat-alat lain yang menggunakan gelombang radio pada frekuensi ini 2.4 GHz (misal: cordless phone, microwave oven, dll.). Jadi, sangat mungkin terjadi Interferensi yang akan menggangu performa WLAN tipe ini.
Perubahan dan spesifikasi baru yang lebih mumpuni pun bermunculan. Misalnya, tak lama setelah tipe 802.11b, IEEE membuat spek baru 802.11a yang menggunakan frekuensi 5 GHz dan data rate mencapai 54 Mbps. Kemudian pada tahun 2002, muncul 802.11g yang menggabungkan kelebihan pada 802.11b dan 802.11a.
Tipe ini bekerja pada frekuensi 2,4Ghz dengan kecepatan transfer data teoritis maksimal 54Mbps. Peralatan 802.11g kompatibel dengan 802.11b, artinya pemakaiannya dapat saling dipertukarkan. Misalkan saja sebuah komputer yang menggunakan LAN card 802.11g dapat memanfaatkan access point 802.11b, dan sebaliknya.Pada tahun 2006, 802.11n dikembangkan dengan menggabungkan teknologi 802.11b dan 802.11g. Teknologi ini dikenal dengan istilah MIMO (Multiple Input Multiple Output) merupakan teknologi Wi-Fi terbaru. MIMO dibuat berdasarkan spesifikasi Pre-802.11n. Kata ”Pre-” menyatakan “Prestandard versions of 802.11n”. Lebar frekuensi tipe 802.11n ini 2.4 GHz dengan data rate mencapai 100Mbps. Daya tembus MIMO terhadap penghalang lebih baik, selain itu jangkauannya lebih luas sehingga Anda dapat menempatkan laptop atau klien Wi-Fi sesuka hati.
Hardware yang digunakan pada wireless
a. Hardware Access Point + plus
Perangkat standard yang digunakan untuk access point. Access Point dapat berupa perangkat access point saja atau dengan dual fungsi sebagai internal router.
b. PCMCIA Adapter
Alat ini dapat ditambahkan pada notebook dengan pada PCMCIA slot. Model PCMCIA juga tersedia dengan tipe G atau double transmit.
c. USB Wireless Adaptor
Alat ini mengambil power 5V dari USB port. Untuk kemudahan USB WIFI adapter dengan fleksibel ditempatkan bagi notebook dan PC.
d. USB Add-on PCI slot
Perangkat ini umumnya diberikan bersama paket mainboard untuk melengkapi perangkat WIFI pada sebuah computer. Sama kemampuannya dengan PCI card wireless network tetapi mengunakan jack USB internal pada mainboard termasuk pemakaian power diambil dari cable tersebut.
e. Mini PCI bus adapter
PCImini bus adalah slot PCI yang disediakan pada notebook dan pemakai dapat menambahkan perangkat seperti WIFI adaptor didalam sebuah notebook.
f. PCI card wireless network
PCIcard Wireless network dapat juga berupa sebuah card WIFI yang ditancapkan pada slot computer atau dengan mengambil power dari USB tetapi dipasangkan pada PCI slot. Perangkat Wireless network dapat juga diaktifkan menjadi Access point. Perangkat jenis PCI card dipasangkan permanen pada sebuah desktop PC.
Software yang digunakan pada wireless
a. Wireless Wizard
Meningkatkan keandalan dan penggunaan dari setiap WiFi, WiMAX, LTE, 3G atau jaringan data nirkabel.
b. Easy wifi radar
untuk menemukan dan terhubung untuk membuka jalur akses nirkabel dengan mouseclick tunggal. Terhubung ke hotspot gratis tanpa kerumitan.
c. Advanced port scanner
dapat memindai port sangat cepat, berisi deskripsi untuk port umum, dan dapat melakukan scan pada rentang port yang telah ditentukan.
http://singgihwalkers.wordpress.com/2012/11/04/pengantar-telematika/

Gangguan dan Pengamanan Pada Layanan Telematika

Jenis Gangguan Pada Layanan Telematika

Noise
Noise adalah suatu sinyal gangguan yang
bersifat akustik (suara), elektris, maupun
elektronis yang hadir dalam suatu sistem
(rangkaian listrik/ elektronika) dalam bentuk
gangguan yang bukan merupakan sinyal yang
diinginkan.

Flooding
Flooding adalah teknologi informasi yang
mengacu kepada salah satu jenis serangan
Denial-of-service yang menggunakan paket-
paket SYN. Denial of Service (DoS) merupakan
serangan dimana suatu pihak mengekploitasi
aspek dari suite Internet Protocol untuk
menghalangi akses pihak yang berhak atas
informasi atau sistem yang diserang.

Virus
Virus adalah sebuah program komputer yang
dapat menggandakan dirinya secara sendiri
dalam sistem komputer. Sebuah worm dapat
menggandakan dirinya dengan memanfaatkan
jaringan (LAN/WAN/Internet) tanpa perlu
campur tangan dari user itu sendiri.

Sniffer
Sniffer adalah sebuah device penyadapan
komunikasi jaringan komputer dengan
memanfaatkan mode premicious pada ethernet.
Pada saat mengakses layanan telematika
membutuhkan waktu yang lama untuk
mengakses situs, hal ini dikarenakan
keterbatasan bandwith dalam jaringan internet
tersebut selain itu bisa juga dikarenakan cuaca
yang sedang buruk yang dapat mempengaruhi
sinyal wireless internet atau dapat disebabkan
juga karena putusnya kabel jaringan yang dapat
mempengaruhi kinerja komputer.

Sumber :
http://fitria-
sumawardani.blogspot.com/2014/11/gangguan-
yang-dapat-terjadi-pada.html

Bagaimana Pengamanan Data Komunikasi
Pada Telematika
a. Autentifikasi adalah proses pengenalan
peralatan, sistem operasi, kegiatan, aplikasi dan
identitas user yang terhubung dengan jaringan
computer. Autentikasi dimulai pada saat user
login ke jaringan dengan cara memasukkan
username dan password. Setiap user harus
login ke server sebelum bisa memanfaatkan
sumber daya yang terhubung ke server. Server
lalu mengautentifikasi user dan memverifikasi
bahwa user tersebut memiliki izin untuk login ke
jaringan, dengan
memeriksa username dan password user tersebut
terhadap database pada server.

Tahapan Autentikasi:
1. Autentikasi untuk mengetahui lokasi dari
peralatan pada suatu simpul jaringan (data link
layer dan network layer)
2. Autentikasi untuk mengenal sistem operasi
yang terhubung ke jaringan (transport layer)
3. Autentikasi untuk mengetahui fungsi/proses
yang sedang terjadi di suatu simpul jaringan
(session dan presentation layer)
4. Autentikasi untuk mengenali user dan aplikasi
yang digunakan (application layer)
Contohnya : Pada penggunaan email, facebook
dan lain-lain dimana seorang user dalam
pengaksesan email atau account-nya harus
memasukan username dan password terlebih
dahulu.

b. Kriptografi adalah suatu ilmu ataupun seni
mengamankan pesan ( berhubungan dengan
pengiriman data, enkripsi data ), yang
dilakukan oleh cryptographer . Enkripsi adalah
tehnik pengkodean data yang berguna untuk
menjaga data atau file di dalam komputer
maupun pada jalur komunikasi dari pemakai
yang tidak di kehendaki. Kriptografi digunakan
untuk mencegah orang yang tidak berhak untuk
memasuki komunikasi, sehingga kerahasiaan
data dapat dilindungi. Secara garis besar,
kriptografi digunakan untuk mengirim dan
menerima pesan. Kriptografi pada dasarnya
berpatokan pada key yang secara selektif telah
disebar pada komputer – komputer yang berada
dalam satu jaringan dan digunakan untuk
memproses suatu pesan.

Kriptografi dapat memenuhi kebutuhan umum
suatu transaksi:
1. Kerahasiaan (confidentiality ) dijamin dengan
melakukan enkripsi (penyandian).
2. Keutuhan ( integrity ) atas data-data pembayaran
dilakukan dengan fungsi hash satu arah.
3. Jaminan atas identitas dan keabsahan
( authenticity ) pihak-pihak yang melakukan
transaksi dilakukan dengan
menggunakan password atau sertifikat digital.
Sedangkan keotentikan data transaksi dapat
dilakukan dengan tanda tangan digital.
4. Transaksi dapat dijadikan barang bukti yang
tidak bisa disangkal (non-repudiation ) dengan
memanfaatkan tanda tangan digital dan
sertifikat digital.
Sumber :
http://subektiaja.wordpress.com/2014/01/20/
tugas-3-pengantar-telematika